Jenis-jenis Bekisting

Jenis-jenis Bekisting – Kuatnya jalan beton juga tidak hanya dipengaruhi kualitas beton yang digunakan, namun juga karena pembuatan bekistingnya. Seperti yang kita ketahui bekisting merupakan cetakan untuk pengecoran beton agar beton yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan. Cara pemasangannya sendiri telah kita bahas di “Cara Membuat Bekisting Jalan Beton“.

Meskipun bekisting ini hanya bersifat sementara, akan tetapi kualitas beton yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh bekisting. Dalam bidang konstruksi sendiri termasuk jalan beton, bekisting dibagi dalam beberapa jenis. Jenis-jenis bekisting tersebut adalah sebagai berikut :

Jenis-jenis Bekisting

1. Bekisting konvensional

Bekisting yang menggunakan kayu dan papan ini merupakan jenis bekisting pertama yang dikenal. Papan yang dipakai disini merupakan jenis papan yang tahan dengan kelembaban dengan tebal antara 2 – 3 cm dan lebar 15 – 20 cm. Sedangkan untuk triplek yang digunakan mempunyai ketebalan 3 – 9 mm.

Agar tidak mudah melengkung dan pecah sebaiknya kayu yang digunakan jangan terlalu basah dan memiliki kualitas yang baik. Triplek dan papan ini dipasang di bagian struktur dan akan dilepas ketika beton telah siap.

Bila kualitas kayu dan triplek masih dalam keadaan baik maka bisa digunakan untuk proses pengecoran selanjutnya. Namun umumnya kayu dan triplek hanya bisa digunakan 1 kali saja. Bekisting jenis ini membutuhkan waktu lebih lama dalam pembongkaran dan jarang digunakan dalam proyek besar karena hasilnya kurang presisi.

2. Bekisting Knock Down

Sistem bekisting knock down merupakan perkembangan atau inovasi dalam bidang konstruksi. Jenis bekisting ini menggunakan bahan besi hollow dan plat baja, dibandingkan jenis konvensional tentu jenis ini mempunyai presisi yang lebih baik. Bekisting Knock Down juga lebih mudah dipasang dan dibongkar dan membutuhkan tenaga pekerja yang lebih sedikit.

Akan tetapi dibandingkan jenis konvensional, jenis bekisting ini membutuhkan biaya yang lebih mahal. Akan tetapi jenis bekisting ini bisa dipakai berulang kali karena lebih tahan lama asalkan dirawat dengan baik dan benar. Agar kualitasnya tetap terjaga, maka sebaiknya jenis bekisting ini harus segera dibersihkan setelah digunakan.

Meskipun harganya lebih mahal, namun bila bekisting ini bisa digunakan berulang kali maka anggarannya justru akan lebih kecil. Hal ini karena bekisting knock down merupakan bekisting untuk jangka panjang. Kini jenis bekisting ini semakin banyak dipesan dan disewakan.

3. Bekisting Fiberglass

Jenis bekisting fiberglass dibuat dari bahan yang tahan air sehingga cocok untuk pekerjaan di bawah tanah. Selain itu bahan fiberglass juga punya banyak keunggulan seperti tidak mudah berkarat, ringan, ramah lingkungan, mudah dibersihkan, dipasang dan dilepas.

Sama halnya jenis knock down, jenis fiberglass juga dapat digunakan berulang kali sehingga menghemat anggaran. Jenis bekisting ini bisa menghasilkan beton dengan ketegakan, ukuran, kerataan dan kesikuan yang baik. Jenis bekisting fiberglass dan knock down bisa menekan penggunaan bekisting konvensional yang membutuhkan banyak kayu. Jenis bekisting ini juga tidak meninggalkan sampah setelah penggunaannya, bahan fiberglass juga merupakan bahan yang bisa didaur ulang.

Jadi apapun jenis bekisting yang digunakan tetap membutuhkan ketepatan dan ketelitian dalam pemasangannya. Bekisting yang dibuat juga harus sesuai atau berpedoman pada gambar dan perhitungan yang sudah direncanakan. Dengan pemasangan bekisting yang baik juga akan membuat keselamatan pekerja konstruksi terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)
No products in the cart.