Pupuk Organik Dari Ampas Kelapa

Pupuk Organik Dari Ampas Kelapa – Ampas kelapa yang biasanya diabaikan bahkan dibuang begitu saja dan hanya memanfaatkan santannya ternyata tanpa disadari ampas kelapa tersebut dapat kita manfaatkan kembali. Ampas atau sisa perasan kelapa tersebut dapat digunakan untuk dijadikan pupuk organik.

Pupuk Organik Dari Ampas Kelapa

Pernahkan Anda membeli tanaman buah atau tanaman bunga yang dijual oleh pedagang tanaman? biasanya tanaman tersebut dijual dalam kondisi berbuah atau sedang berbunga. Akan tetapi ketika ditanam kembali di rumah, tanaman tersebut biasanya akan mengalami mogok berbuah.

Pupuk Organik Dari Ampas Kelapa

Untuk mengatasi hal tersebut agar tidak terjadi dan tanaman tetap bisa berbuah lebat, maka tanaman tersebut dapat diaplikasikan dengan pupuk organik ampas kelapa. Namun sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu dipastikan yaitu sebagai berikut :

  1. Sebaiknya kondisi tanaman buah tersebut pastikan dulu bahwa tanaman tersebut memang cocok dengan suhu yang ada di kebun. 
  2. Pastikan untuk mendapatkan informasi dengan lengkap mengenai tanaman buah tersebut ketika membelinya. Apabila ingin lebih yakin, maka sebaiknya cari informasi tentang tanaman tersebut melalui media sosial secara online.
  3. Berikan pupuk yang jenisnya tepat, biasanya bisa dilakukan dengan memberikan pupuk kimia dan pupuk organik. Sebenarnya ada bermacam – macam sekali jenis pupuk kimia yang dapat diperoleh dengan mudah, namun sebelumnya harus dipastikan terlebih dahulu untuk jenis pupuk yang dibutuhkan pada tanaman kita.

Namun perlu diketahui bahwa ada jenis pupuk organik yang sederhana dan mudah yaitu dengan menggunakan pupuk ampas kelapa. Adapun cara penggunaannya yaitu :

  1. Ambil sisa ampas kelapa yang sudah tidak dipakai, dalam hal ini sisa limbah perasan santan yang sudah tidak dipakai bisa dimanfaatkan.
  2. Tebarkan sisa ampas kelapa tersebut ke sekitar tanaman buah, karena berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, ternyata ampas kelapa masih mengandung kadar protein kasar dan lemak kasar yang masih relatif tinggi. Jika jika sudah ditaburkan selanjutnya tutup tipis dengan menggunakan tanah yang sedikit berpasir.
  3. Untuk aturan penggunaannya yaitu dapat dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali. Dengan demikian tanaman buah atau tanaman bunga tersebut dapat tumbuh semakin lebat dan subur.

Apabila kita bisa memanfaatkan limbah atau sampah organik niscaya lingkungan kita sehat dan subur. Lingkungan menjadi Sejuk Menyejukan karena bersih dan hijau. Mari kita mulai dari diri sendiri dan kita tularkan kepada orang-orang terdekat kita hingga menyebar ke seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)

No products in the cart.