Pengertian Agrowisata Beserta Jenis dan Tujuannya

Pengertian Agrowisata – Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah agrowisata bukan, tentu kita tahu agrowisata merupakan wisata yang berhubungan dengan pertanian maupun perkebunan. Program ini juga tengah gencar dipromosikan oleh pemerintah karena mempunyai banyak nilai positif. Sebelum kita membahas tentang berbagai tempat agrowisata, mari kita simak pengertian, jenis dan tujuan dari agrowisata tersebut.

Pengertian Agrowisata, Jenis Agrowisata, Tujuan Agrowisata

Pengertian Agrowisata

Secara sederhana Agritourism ini mempunyai arti perpaduan antara pariwisata dan pertanian, disini pengunjung dapat mengunjungi kebun, peternakan hingga tempat pengolahan hasil pertanian. Tujuannya dapat hanya sekedar untuk menikmati pertunjukan maupun pemandangan, ikut dalam aktivitas, hingga menikmati hasil dari suatu areal perkebunan maupun taman. Jadi dapat diartikan bahwa agrowisata merupakan penggabungan atau pemanfaatan usaha pertanian maupun perkebunan sebagai tempat atau objek wisata.

Jenis Agrowisata

Secara umum agrowisata dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu agrowisata ruang tertutup dan ruang terbuka. Agrowisata ruang tertutup sendiri dapat berupa museum untuk menampilkan alat-alat pertanian yang khas dan mempunyai nilai sejarah, maupun pengolahan hasil pertanian. Sedangkan untuk agrowisata ruang terbuka dapat dibedakan menjadi ruang terbuka alami maupun buatan, untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

1. Agrowisata Ruang Terbuka Alami

Jenis agrowisata ini terletak pada areal dimana kegiatan tersebut memang dilakukan oleh masyarakat petani secara langsung atau memang menjadi rutinitas harian mereka. Disini masyarakat melakukan kegiatan mereka tanpa ada aturan dari pihak lain. Untuk memberikan nilai lebih, atraksi-atraksi spesifik dari masyarakat bisa dipamerkan namun dengan tetap menjaga keaslian atau kealamiannya.

Selain itu fasilitas tambahan yang mendukung kenyamanan wisatawan juga dapat ditambahkan asalkan tidak bertentangan dengan kultur dan estetika yang ada. Fasilitas ini dapat berupa sanitasi, tempat berteduh, transportasi hingga faktor keamanan. Contoh jenis agrowisata ruang terbuka alami adalah seperti kawasan Suku Baduy di Pandeglang Jawa Barat, Suku Tengger di Jawa Timur, hingga kehidupan masyarakat Irian Jaya.

2. Agrowisata Ruang Terbuka Buatan

Pada agrowisata ruang terbuka buatan dapat dirancang pada kawasan yang lebih spesifik, akan tetapi kawasan tersebut belum dikuasai oleh masyarakat adat. Tata ruang pada lahan di kawasan tersebut juga harus sesuai dengan daya dukungnya dan komoditas pertanian yang mempunyai nilai jual. Penggunaan teknologi juga harus mengambil dari budaya masyarakat setempat yang nantinya akan diolah untuk menghasilkan produk atraksi agrowisata.

Disini penyediaan fasilitas pendukung dapat lebih leluasa, namun dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem dan tidak mengganggunya. Pada agrowisata ini pengelolaannya dapat dilakukan oleh badan usaha dan menjadikan petani lokal sebagai pelaksananya dengan menggunakan teknologi yang diterapkan.

Tujuan Agrowisata

Jenis wisata yang satu ini merupakan jenis wisata yang baru dengan mempunyai beberapa tujuan dalam pembuatannya. Agrowisata sendiri dibuat untuk memenuhi tujuan sebagai berikut :

1. Memperluas pengetahuan

Tidak hanya sebagai tempat rekreasi, dalam agrowisata kita juga akan diberi pengetahuan tentang proses pra produksi seperti pembibitan, pengolahan lahan hingga pasca produksi seperti panen dan pemasaran. Umumnya akan ada petani maupun tour guide yang akan mendampingi wisatawan dalam perjalanannya.

2. Pengalaman rekreasi

Tidak hanya dibekali pengetahuan saja, pengelola biasanya juga akan menyediakan wahana rekreasi sebagai hiburan bagi para wisatawan.

3. Hubungan usaha di bidang pertanian

Dengan dibukanya lahan agrowisata, tentu akan memudahkan petani dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha pertaniannya. Selain itu dengan pengembangan agrowisata yang memanfaatkan lahan juga akan meningkatkan pendapatan bagi para petani.

Hal ini karena agrowisata mempunyai prinsip utama yaitu pemanfaatan sumber daya lahan dengan pengelolaan sedemikian rupa agar wisatawan tertarik untuk berkunjung. Hal penting yang menjadi aset bagi agrowisata adalah seperti keaslian, keunikan, keindahan alam hingga kenyamanan fasilitas di tempat wisata. Karenanya dibutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keempat hal tersebut dalam bisnis yang menawarkan keindahan lingkungan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)
No products in the cart.