Cara Menyimpan Daging di Kulkas

Cara menyimpan daging di kulkas – Daging merupakan salah satu bahan pangan yang umum dikonsumsi. Terlebih lagi ketika memasuki hari raya idul adha konsumsi dan kebutuhan akan daging dapat meningkat tajam. Akan tetapi dengan stok yang melimpah maka kita harus mengetahui cara penyimpanan daging yang baik.

Cara Menyimpan Daging di Kulkas

Meskipun daging mempunyai kualitas yang baik, namun bila salah dalam penyimpanannya juga bisa menyebabkan kerusakan pada daging. Penyimpanan yang salah dapat menyebabkan mikroorganisme seperti bakteri salmonella atau E. coli tumbuh dan berkembang biak dalam daging.

Bakteri tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan mulai dari tifus hingga infeksi usus dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Kulkas bisa menjadi salah satu media penyimpanan daging untuk menjaga kualitasnya tetap baik. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa cara menyimpan daging yang baik :

Cara menyimpan daging di kulkas

1. Segera Masukkan Daging ke Kulkas

Daging mentah baik itu sapi, kambing maupun ayam tidak boleh terlalu lama disimpan pada suhu ruangan. Daging mentah tidak boleh berada pada suhu ruangan lebih dari 2 jam, bahkan bila suhu ruangan diatas 32oC tidak boleh lebih dari 1 jam. Suhu akan sangat mempengaruhi pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme dalam daging.

Satu hal yang sering salah dilakukan adalah langsung memasukkan daging ke dalam freezer. Sebaiknya daging dimasukkan ke dalam bagian chiller lebih dulu yang bersuhu kurang lebih 4°C. Perubahan suhu yang dialami daging justru dapat menyebabkannya rusak. Padahal setiap bagian kulkas mempunyai fungsinya sendiri, untuk lebih jelasnya bisa Anda baca di bagian kulkas dan fungsinya.

2. Bungkuslah Daging dengan Rapat

Daging dengan kadar lemak tinggi sebaiknya disimpan pada suatu wadah dengan rapat, hal ini untuk menghindari freezer burn pada daging. Hal ini merupakan suatu kondisi dimana molekul air dalam daging yang menguap dan membentuk es pada permukaannya.

Meskipun masih dapat dikonsumsi, namun biasanya daging akan mengeras dan rasanya akan berkurang. Pastikan juga wadah yang digunakan tahan terhadap suhu rendah untuk menyimpan makanan sehingga kualitas daging tetap terjaga. Gunakan plastik yang ramah lingkungan atau akan lebih baik wadah khusus yang aman untuk makanan.

3. Cara menyimpan daging di kulkas dicuci dulu atau tidak

Pertanyaan tersebut mungkin sering muncul ketika kita akan menyimpan daging di dalam kulkas. Tahukah Anda, daging yang dicuci lebih dulu akan membuat daging berair dan menyebabkan freezer burn. Jadi sebaiknya kebiasaan mencuci daging sebelum menyimpannya tidak Anda lakukan. Selain itu bila air yang digunakan mencuci mengandung bakteri justru akan membuat daging terkontaminasi.

4. Memberikan Catatan Tanggal

Stok daging Anda terlalu banyak, pastikan untuk memberi catatan tanggal pembelian daging pada wadahnya. Hal ini akan membantu Anda untuk memilih mana daging yang seharusnya dimasak lebih dulu.

Ketahanan setiap jenis daging tentulah berbeda-beda bila dimasukkan ke dalam freezer. Umumnya pada suhu -18°C atau lebih rendah daging sapi dapat bertahan hingga 6 – 12 bulan asalkan disimpan dalam keadaan segar.

5. Perhatikan suhu penyimpanan daging

Suhu akan sangat mempengaruhi kualitas daging ketika penyimpanan, pastikan suhu di dalam freezer atau kulkas untuk menyimpan daging -18°C atau kurang. Anda bisa memantau suhu tempat penyimpanan daging menggunakan termometer atau alat pemantau suhu. Alat ini sudah umum digunakan pada berbagai industri pengolahan daging seperti industri sosis, nughet, dll.

Tidak hanya itu, pastikan juga kulkas Anda tidak terlalu penuh atau agak kosong dalam menyimpan daging. Pastikan pintu atau tutup freezer sering dibuka tutup bila tidak ada keperluan, hal ini dapat mempengaruhi suhu di dalamnya.

Salah satu masalah yang umum dialami dalam penyimpanan daging adalah mati listrik ketika menyimpan daging. Disinilah gunanya termometer untuk memantau suhu di dalam kulkas, namun pastikan termometer yang digunakan tahan pada suhu dingin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)
No products in the cart.