Cara Meningkatkan Konsumsi Pangan Lokal

Cara Meningkatkan Konsumsi Pangan Lokal – Tidak hanya aktivitas bertani dalam memproduksi produk pangan seperti buah atau sayuran saja yang mempunyai andil dalam menjaga ketahanan pangan, tetapi aktivitas konsumsi oleh masyarakat juga untuk menyeimbangkan pasokan pangan di pasar. Dalam praktiknya, sebagai hasil impor saat ini yaitu stok pangan yang beredar di masyarakat sangat beragam dari pasokan lokal maupun internasional.

Cara Meningkatkan Konsumsi Pangan Lokal

Menurut Brigita Sidharta selaku Direktur Nasional International Association of Student in Agricultural and Related Sciences atau IAAS Indonesia, seharusnya seseorang melibatkan pangan lokal sebagai konsumsi harian sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan petani. 

Dikatakan juga, bahwa konsumsi ragam pasokan pangan sayuran dan buah lokal dari petani bisa membuat petani untuk mempraktikan polikultur dengan memanfaatkan lahan yang sama, dengan masa tanam rotasi atau selang-seling dengan harapan ragam pasokan pangan sayur dan buah bisa diproduksi dan dipasarkan.

Cara Meningkatkan Konsumsi Pangan Lokal

Kini masyarakat umum dapat andil sebagai konsumen dengan hadirnya ragam pasokan pangan dari petani. Berikut beberapa cara meningkatkan konsumsi pangan lokal, antara lain :

1. Manfaatkan Teknologi

Banyak masyarakat kini yang enggan ke pasar tradisional untuk memperoleh bahan pangan karena terbatasnya ruang gerak yang disebabkan oleh pandemi. Sementara itu, pasar merupakan tempat utama bagi para petani untuk memasarkan hasil panennya. 

Tantangan inilah yang menjadikan peluang bagi banyak aplikasi atau penyedia pangan lokal melalui fitur Jual Beli sayuran atau buah online. Sesuai komoditas atau kebutuhannya, petani dan pembeli dapat memasang iklan jual beli serta bisa juga berinteraksi langsung melalui aplikasi untuk melanjutkan transaksi.

2. Pertanian Urban

Kini, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dengan adanya pandemi. Alternatif kegiatan yang dapat dilakukan dalam keterbatasan aktivitas dirumah adalah salah satunya urban farming. Melalui metode hidroponik, vertikultur, kebun komunitas bersama warga satu RT atau RW dan sekitarnya atau dapat juga dengan rumah kaca untuk memberi kesegaran tersendiri dari rutinitas yang beragam. 

Adapun teknologi yang mendukung petani pemula maupun pegiat tani dalam pengalaman bertani dan berkebun mereka melalui informasi pertanian yang bisa dicek pada fitur Praktik Pertanian yang baik dalam aplikasi-aplikasi pertanian saat ini.

3. Menambah Ragam Olahan

Dengan memperkaya ragam asupan sayuran dan buah sehari-hari, masyarakat juga bisa mengkonsumsi lebih banyak pangan lokal. Anda juga dapat mengetahui ragam sayuran atau buah yang sedang dibudidayakan oleh petani di daerah sekitar melalui fitur Peta Wilayah Penanaman, sehingga saat panen nanti Anda dapat langsung menghubungi mereka untuk membeli hasil panen lokalnya.

Aplikasi-aplikasi pertanian saat ini juga tidak hanya mendukung aktivitas petani sebagai produsen tanaman hortikultura, tetapi juga konsumen dalam mengakses informasi sumber pasokan pangan sayur dan buah melalui kemudahan sistem informasi yang lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)

No products in the cart.