Cara Membuat Pestisida Organik Sederhana

Cara Membuat Pestisida Organik SederhanaTahukah Anda bahwa ternyata untuk mengatasi hama tanpa pestisida ada caranya tersendiri. Bahan – bahan yang dipakai sebagai pengganti pestisida juga terbilang relatif lebih mudah ditemukan dan biasanya kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari.

Hama dan Cara Membuat Pestisida Organik Sederhana

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa serangan hama tentu sangat menjengkelkan dan hal yang dapat merugikan pertumbuhan tanaman. Terlebih lagi jika serangan hama tersebut terjadi ketika masa pemetikan hasil panen dari apa yang sudah ditanam selama ini.

Pada dasarnya hama dapat menyerang tanpa memandang bulu, baik tanaman hias maupun tanaman buah yang semuanya berpotensi mengalami serangan jika tanaman tersebut tidak dirawat dengan baik. Selain itu, apabila penggunaan pestisida dilakukan secara berlebihan juga dapat menimbulkan efek negatif bagi tumbuhan dan juga bagi lingkungan sekitar.

Namun tahukah Anda bahwa ada berbagai bahan – bahan alami yang dapat dipakai sebagai pengganti pestisida. Selain bahan alami tersebut ramah lingkungan, penggunaan pestisida alami juga dapat menghemat biaya pengeluaran.

Cara Membuat Pestisida Organik Sederhana

Biasanya jenis hama yang dapat diatasi dengan pestisida alami ini adalah jenis hama seperti kutu putih, kutu kuning, embun jelaga, serangga seperti semut, belalang, serta ulat putih. Berikut ini akan diulas mengenai bahan – bahan alami yang dipakai sebagai pengganti pestisida.

1. Balsam

Pada umumnya balsam dipakai untuk mengusir hama semut yang mendatangi berbagai pohon yang sedang berbunga atau sudah berbuah. Dengan kehadiran semut tersebut tentunya dapat mengganggu proses berkembangnya bunga bahkan menggagalkan bakal buah.

Untuk itu balsam dapat digunakan dengan cara cukup mengoleskan balsem pada batang pohon, dengan demikian aroma balsam yang menyengat serta sensasi panas yang dihasilkan akan cukup ampuh untuk mengusir hama semut tersebut.

2. Kapur Sirih

Untuk mengatasi hama yang menyerang, kapur sirih ini dapat digunakan dengan cara melarutkan kapur sirih pada air, lalu semprotkan campuran tersebut pada batang atau daun yang sedang terserang hama. 

Namun ada hal yang perlu diperhatikan yaitu sebaiknya hindari menyemprot kapur sirih pada tunas muda atau kuncup bunga. Sudah terbukti bahwabBahan ini dikenal cukup efektif dalam membasmi hama seperti semut dan kutu putih yang sering kali menyambangi tanaman jambu ataupun mangga.

3. Kulit Telur

Selain kandungan nutrisi telur yang berfungsi baik bagi tubuh, ternyata telur juga memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan. Begitupun dengan cangkang atau kulit telur yang dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mengusir hama. 

Untuk cara penerapannya terbilang cukup mudah, yaitu kulit telur tersebut hanya perlu disangrai hingga kulit telur berwarna kehitaman. Selanjutnya tumbuk kulit telur tersebut hingga halus, dan taburkan pada sekitar tanaman.

Tidak dipungkiri bahwa khasiat dari kulit tersebut ampuh dalam mengusir hama seperti semut, kutu putih, serta embun jelaga yang dapat merusak akar tanaman serta dapat menghambat pertumbuhan tanaman tersebut.

4. Daun Pepaya

Apabila tanaman sayuran yang ditanam kerap diganggu hingga digerogoti oleh hama seperti belalang, maka daun pepaya dapat menjadi solusinya. Cara pengaplikasiannya terbilang cukup mudah, yaitu cukup menggunakan campuran daun pepaya yang telah ditumbuk halus dengan air, sesuaikan komposisinya denganpas yaitu untuk campuran 1 kg daun pepaya, maka air yang dibutuhkan kisaran 1 liter.

Kemudian diamkan selama 2 hari, lalu saring sarinya untuk selanjutnya disemprotkan pada bagian tanaman yang terpapar oleh hama tersebut. Dengan demikian tanaman sayur akan terbebas dari paparan bahan kimia sekaligus dapat terhindar dari belalang hama.

5. Daun Tomat

Tidak hanya daun pepaya, ternyata daun tomat juga terbukti efektif untuk mengatasi tanaman dari serangan berbagai hama. Ada beberapa hama yang tidak menyukai aroma dari daun tomat yaitu hama seperti kutu kuning dan ulat yang sering bercokol di pangkal daun.

Untuk cara mengekstraknya pun sama halnya dengan pengolahan pada daun pepaya, yaitu dengan mencingcang daun tomat lalu direndam selama 24 jam. Komposisinya adalah 2 – 3 daun tomat yang ditakar untuk 2 gelas air. Ketika akan digunakan, racikan tersebut dapat ditambahkan dengan 2 gelas air lagi sebelum disemprotkan pada tanaman.

6. Cabai

Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang tidakdisenangi oleh hama karena aroma dari serbuk cabai, oleh karena itu cabai dapat digunakan sebagai campuran pada larutan semprot yang dibuat.

Dengan aroma cabai yang pedas dan menyengat ternyata terbukti ampuh untuk mengusir berbagai macam hama yang mengganggu tanaman. Agar penumbukan cabai dapat dilakukan lebih mudah, maka sebaiknya keringkan tanaman cabai tersebut terlebih dahulu sebelum dihaluskan.

7. Tepung Terigu

Tanaman sayur mayur seperti kubis seringkali didatangi hama ulat yang tentunya dapat merugikan ketika panen. Namun ada cara sederhana dan mudah yang dapat dilakukan untuk membasmi jenis hama tersebut, yaitu dengan menaburkan tepung terigu ke permukaan daun kubis. 

Dengan demikian ulat yang menggerogoti daun kubis tersebut akan terganggu pernapasannya karena tertutup oleh serbuk tepung terigu sehingga lama kelamaan hama ulat akan mati.

Jika sudah melewati dua hari, permukaan daun yang tertutup tepung tersebut dapat dibersihkan dengan cara menyemprotnya menggunakan air.

8. Campuran Kapur Bangungan dan Oli Bekas

Selain cara – cara di atas, ternyata salah satu cara ini merupakan cara  yang terbukti efektif untuk mengusir hama ulat yang kerap mendatangi pohon buah. Untuk pengaplikasiannya cukup oleskan campuran kapur bangunan dan oli bekas ke permukaan batang pohon yang menjadi jalur ulat hingga menuju ke buah. Selanjutnya setelah beberapa saat kemudian hama ulat tersebut akan terbasmi dan tidak akan pernah datang lagi.

9. Bawang Putih

Bawang putih yang biasanya dipakai sebagai bahan untuk bumbu masakan ternyata juga ampuh untuk mengatasi hama. Dalam penggunaanya ada dua cara yang dapat dipakai untuk mengusir hama dengan media campuran bawang putih.

Untuk yang pertama yaitu campurkan dua buah siung bawang putih dengan dua sendok teh minyak tanah yang didiamkan selama 24 jam. Kemudian beri tambahan ⅕ liter air dan beberapa tetes sabun cair, selanjutnya tinggal semprotkan campuran yang sudah dibuat tersebut ke bagian tanaman yang terserang hama.

Selanjutnya untuk cara yang kedua merupakan cara yang lebih praktis yaitu hanya dengan menaburkan secara langsung cincangan bawang putih ke area yang ada disekitar tanaman yang terserang hama. Meskipun terbilang sederhana, namun cara tersebut merupakan cara yang paling efektif diterapkan untuk membasmi serangga atau hama seperti semut.

Penggunaan berbagai bahan alami seperti yang disebutkan diatas tentu sangat dianjurkan sebagai langkah pertama dalam membasmi hama karena bahan tersebut merupakan bahan pilihan yang tentunya ramah lingkungan. Tidak hanya itu saja, pestisida alami juga dapat membuat tanaman menjadi lebih sehat dan kebal terhadap serangan berbagai hama dan penyakit lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart (0 items)

No products in the cart.